Defender Black Blue

Jumat, 13 Januari 2017

peluang obat tradisional dikalangan ASEAN dalam menghadapi MEA



Peluang Obat Tradisional Dikalangan ASEAN

Sebagai anak  muda Indonesia kami berusaha mengisi peluang kami di ASEAN yaitu dengan cara mengembangkan industri obat tradisional Indonesia, seperti mengenalkan beberapa obat herbal alami yang dibuat dari tanaman obat yang ada di Indonesia, ke beberapa negara yang berada di kalangan ASEAN yaitu obat herbal alami yang dibuat dari tanaman obat yang ada di Indonesia yang mutu dan komposisinya telah teruji secara uji klinik dan uji pra-klinik. Dengan ini Indonesia dapat unggul di kalangan ASEAN karena dapat memasok sebagian tanaman obat ke berbagai negara yang berada di belahan dunia maupun di kalangan ASEAN.

Dengan potensi yang dimiliki tersebut, Indonesia mempunyai prospek untuk pengembangan obat tradisional bagi kepentingan kesehatan, produk industri, maupun pariwisata, dengan sasaran pasar dalam negeri maupun internasional. Industri obat tradisional telah masuk ke dalam 10 produk prospektif yang perlu dikembangkan karena memiliki potensi pasar menjanjikan di pasar lokal maupun global.Terdapatnya tren back to nature mengakibatkan masyarakat semakin menyadari pentingnya penggunaan bahan alami bagi kesehatan. Masyarakat semakin memahami keunggulan penggunaan obat tradisional, antara lain: harga yang lebih murah, kemudahan dalam memperoleh produk, dan mempunyai efek samping yang minimal.


Jika dibandingkan dengan negara Cina, India, dan Korea. Indonesia masih lebih berani dalam mengembangkan pengobatan tradisional. Kita juga dapat mengembangkan obat tradisional, dengan cara masyarakat perlu diberikan bimbingan dan pengetahuan mengenai tumbuhan yang berkhasiat obat. Ini bukan hanya menjadi tugas dari pemerintah, tetapi menjadi tugas bagi semua pihak yang terkait.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Roy A Sparringa pada acara Minum Jamu Bersama Badan POM di Jakarta, Jumat (27/2). Acara bertema "Jamu Warisan Budaya Kesehatan yang Aman dan Oke" itu bertujuan untuk melestarikan budaya minum jamu di masyarakat. "Temulawak ini unggulan asli Indonesia. Walau tanamannya menyebar ke seluruh dunia, tetapi curcuminoid dan minyak xanthorrizol dari temulawak Indonesia yang paling dicari," kata Roy, seperti diberitakan kompas.com.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar